THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 11 November 2011

PRESENTASI ANATOMI

Oleh: dr. Abd. Hamid Syam

1.            Anatomi
Ilmu urai tubuh manusia (Anatomi) adalah Ilmu yang mempelajari susunan tubuh dan membangun bagian-baian tubuh satu sama lain. Anatomi regional mempelajari men-urut letak geografis bagian tubuh.
Anatomi systematis - anatomi yang ber-hubungan dengan masing-masing system dan jaringan tubuh – system syaraf – otot tulang, pernafasan, sirkulasi, dan lain-lain.
Anatomi fungsional – anatomi yang berhubungan dengan kegunaan atau fungsi alat-alat tubuh.
Anatomi makroskopis adalah anatomi yang berhubungan – dengan struktur tubuh yang dapat dilihat mata, sedangkan anatomi mikroskopis adalah anatomi/susunan tubuh yang dapat dilihat dengan mikroskop.
Jadi anatomi dapat berkaitan dengan ilmu Osteologi,physologi - Histologi -pahtologi dan lain-lain.


2.            Sikap Anatomi / posisi anatomi
Dengan sikap anatomi kita dapat mengetahui sesuatu alat serta dapat mengetahui bidang- bidang pada tubuh manusia.
Ilmu posisi anatomi adalah sikap badan kita yang berdiri tegak pandangan kedepan keadaan tangan dengan sikap sempurna dan kedua telapak tangan menghadap kedepan.



Bidang-bidang pada posisi anatomi, antara lain:

1.                      Bidang sagital/ Bidang Coronal
Bidang yang membelah per-tengahan kepala dan melewati hidung

2.                      Bidang frontal/Bidang Vertikal
Bidang yang melewati per-tengahan kepala dan kedua telinga
Bidang yang tegak lurus terhadap bidang sagital


3.                      Bidang Horizontal/transversal
Bidang yang melewati tubuh secara transversal/horizontal dan tegak lurus ter-hadap bidang sagital dan bidang frontal.


Daerah rongga pada tubuh manusia, antara lain:
1.                      Daerah kepala / rongga cranium / tenggkorak
Isinya : otak dan organ sensorik
2.                      Daerah dada/Rongga thorax
Isinya: jantung/cor dan paru-paru/pulmo
3.                      Daerah perut/rongga abdomen
Isinya: Alat pencernaan, saluran usus, ginjal dan Hati.

4.                      Daerah panggul/rongga pelvis
Isinya: Alat Ekskresi dan reproduksi

Dalam Anatomi kita pelajari juga ilmu sebagai berikut :
·    Osteologi → Ilmu yang mem-pelajari tentang tulang
·    Histologi → Ilmu yang mempelajari tentang sel-sel
·    Artrologi → Ilmu yang mempelajari tentang sendi-sendi
·    Myologi → Ilmu yang mempelajari tentang otot-otot
·    Kardiologi
·    Neorologi
·    Gastrologi
·    Dermatologi
·    Urologi
·    Oftalmologiaa











Terminologi Posisi dan Arah

Semua deskripsi dalam anatomi diekspresikan dalam hubungannya dengan posisi anatomi, posisi Anatomi / sikap anatomi antara lain:
Tubuh berdiri tegak, kepala, kedua mata, kedua ibu jari kaki menghadap lurus ke depan. Dan kedua lengan disamping tubuh dengan telapak tangan meng-hadap ke depan.



POSISI ANATOMI DAN BIDANG - BIDANG












Bidang - Bidang dan Garis
Bidang
1.  Bidang median
2.  Bidang paramedian = sagital
3.  Bidang horisontal= transversal
4.  Bidang frontal
5.  Bidang coronal
6.  Bidang lain = Bidang transpilorika, dan sebagainya.
7.  Bidang obliqua (membentuk sudut dengan bidang - bidang di atas)
Garis (Linea)
1.  Garis median (linea mediana)
2.  Garis - garis lain: linea r-zidclavicularis, linea frankfurt, dan sebagainya.






REGIONALISASI / DAERAH / WILAYAH PADA TUBUH MANUSIA









































Arah

Superior         : kearah atas/arah kepala
Inferior          : kearah bawah (arah ke ekor)
cranial/cephal : kearah kepala
caudal            : kearah bagian ekor
Anterior         : kearah depan
Posterior        : kearah belakang
Ventral           : kearah perut
Dorsal            : kearah punggung
Medial           : mengarah ke bagian tengah tubuh
Lateral           : menjauhi bagian tengah tubuh
Proximal        : terletak pada pangkal
Distal             : terletak pada ujung
Volair            : palmair ke arah telapak tangan
Plantair          : ke arah telapak kaki
Superficial     : lebih kepermukaan
Profunda        : lebih kearah dalam
External         : Lebih kearah luar
Internal          : lebih kearah dalam
Radial            : lebih kearah os Radius/tulang hasta                               
Ulnair             : lebih kearah os Ulna/tulang pengumpil
Istilah lain:
1. Interior, internal, inside.
2. Exterior, external, outside.
3. Invaginasi.
4. Evaginasi.
5. Ipsilateral, sisi badan yang sama
6. Contralateral, sisi badan yang berlawanan

Perlekatan otot
·    Origo / origin: tempat melekat otot pada pangkal tulang/tidak bergerak
·    Insertio / insertion: tempat melekat otot pada ujung tulang/bergerak







GERAKAN

Flexio - membentuk/memperkecil sudut/gerakan membengkokan
Extensio - gerakan meluruskan/ memperbesar sudut
Abductio - menjauhi bidang tengah tubuh
Adductio - mendekati bidang tengah tubuh
Circumductio - kombinasi gerakan flexio, abductio, extensio, adductio
Rotatio - memutar pada sumbu panjang
Pronatio - membungkukkan badan atau memutar lengan bawah sehingga telapak tangan menghadap ke posterior.
Supinatio - memutar lengan bawah sehingga telapak tangan menghadap ke anterior
Protractio - pergerakkan ke depan pada Art. temporomandibularis
Retractio - pergerakkan ke belakang pada Art. temporomandibularis
Inversio - pergerakkan kaki sehingga telapak kaki menghadap ke arah medial
Eversio - pergerakkan kaki sehingga telapak kaki menghadap ke lateral
Markings on A Dried Bone
(Tanda - Tanda pada Tulang Kering)
Elevasi (peninggian)
a. Elevasi linier
·        Linea (garis)
·        Crista (rigi)

b. Elevasi bulat
·        Tuberculum
·        Tuberositas
·        Malleolus
·        Trochanter
·        Prominence
·        Processus

c. Elevasi taj am
·     Spina
·     Processus styloideus
·     Facets (seperti permukaan berlian) merupakan area yang pipih/datar, halus & kecil, biasanya untuk permukaan sendi.


Depressions (cekungan)
·    Fovea, bila kecil
·    Fossa, bila besar
·    Sulcus, bila memanjang
·    Incissura (takik), bila dijembatani oleh ligamentum atau oleh tulang
·    Foramen, lubang yang tembus
·    Canal, meatus (foramen yang membentuk saluran)

Pembagian Tulang Menurut Bentuknya
Os longum (tulang panjang) ialah tulang yang ukuran panjangnya terkesan. Contohnya: os humerus, os femur, os ulna, os radius.
Os breve (tulang pendek) ialah tulang yang ukuran panjang, lebar & tinggi sama. Contohnya: os carpi, ossa phalanges.
Os planum (tulang pipih) ialah tulang yang ukuran lebarnya terbesar.
Contohnya: os parietale, os frontale.
Os pneumaticum (tulang berongga) ialah tulang yang berisi udara.
Contohnya: os maxilla, os ethmoidale, os mandibula.
Os irregularis ialah tulang yang bentuknya tidak beraturan.
Contohnya: os sphenoidale.
Os sesamoidea ialah nodul kecil tulang yang tertanam & berkembang di dalam tendo, bila tendo itu bergerak tulang ini juga ikut bergeser, berfungsi untuk mengurangi geserap dan merubah arah tarikan tendo.

Kejadian tulang
1.                       Osteogenesis desmalis
2.                       Osteogenesis enchondralis

Susunan tulang
1.          Periosteum (meliputi bagian luar tulang banyak  terdapat syaraf)
2.          Serabut - serabut sharpey (melekatkan pada periosteum) Pada tulang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
Ø     Substansia compacta (diluar &  padat)
Ø     Substansia spongiosa (didalam & berbentuk sponge) Pada substansia compacta terdapat: Lamellae, Lacunae, Canaliculi
Persendian (Articulatio)

Klasifikasi formal
1. Sendi fibrousa = Synarthrosis (tidak ada kemungkinan gerakan) A Syndesmosis
·       Sutura
·       Gomphosis
2. Sendi cartilagenea = Amphiarthrosis (memungkinkan sedikit gerakan)  Synchondrosis
·       Symphisis
3.          Sendi synoviale = Diarthrosis  (gerakan luas)


Klasifikasi articulatio menurut jumlah sumbu gerak


1.         Articulatio dengan 1 axis (uniaxial)
Gynglimus (sendi engsel) gerakan flexi - extensi pada Art. humero­ulnaris.

·    Articulatio trochlearis (Articulatio bycon-dylaris)
·    Articulatio trochoidea (sendi roda) Gerakan pronasi - supinasi pada Art. Radio ulnaris proximalis et distalis.


2.         Articulatio dengan 2 axis (biaxial)
Articulatio ellipsoidea (Articulatio condylaris)
Articulatio sellaris (sendi pelana)

3.         Articulatio dengan 3 axis (multiaxial)
Articulatio globoidea

4.         Sendi datar





Sceleton Humanum
Pembagian
*                      Sceleton trunci (tulang - tulang badan)
*                      Cingulum superius = Gelang bahu
*                      Sceleton extremitatis superioris = Anggota gerak atas
*                      cingulum inferioris (gelang panggul)
*                      extremitatis inferioris = Anggota gerak bawah
*                      cranium = Tulang kepala


Pembagian Lain
Sceleton axialis A Cranium A Vertebrae A Costae A Sternum
Sceleton appendicularis
a)                      Sceleton extremitatis superioris
b)                     Cingulum superius
a)                      Sceleton extremitatis inferioris
b)                     Cingulum inferius
Sceleton Extremitatis Superioris

Os humerus
Os radius
Os ulna
Ossa carpalia (ossa carpi) / pangkal tangan
·        Os naviculare > Os multangulum majus
·        Os lunatum > Os multangulum minus
·        Os triquetrum > Os capitatum
·         Os pisiforme > Os hamatum
Ossa metacarpalia / telapak tangan

Ossa phalanges / tulang jari tangan






OS HUMERUS / Tulang Lengan Atas




























Tulang Lengan Bawah, yang terdiri dari:
    I.            Os Ulna / Tulang pengumpil
II.            Os Radius / Tulang Hasta


Os RadiusOs Ulna
Sceleton Extremitatis Inferioris
Os femur
Os tibia
Os fibula
Os patella
Ossa tarsalia (ossa tarsi)
v      Os calcaneus
v      Os cuneiforme lateral
v     Os talus
v     Os cuneiforme medial
v     Os naviculares
v     Os cuneiforme intermedial
v      Os cuboideum

Ossa metatarsalia : tulang telapak
kaki
Ossa phalanges : pangkal telapak
kaki
















Costae TULANG IGA
1.                       Costae verae / tulang iga sejati, 7 pasang
2.                       Costae spuriae / tulang iga palsu, 3 pasang
3.                       Costae fluctuantes / tulang iga melayang, 2 pasang
























Sternum / tulang dada
Manubrium Sterni
Corpus Sterni
Processes Xyphoideus
Os Costae / tulang rusuk
 



(tulang iga)
Costae verae / tulang iga sejati, 7 pasang
Costae spuriae / tulang iga palsu, 3 pasang
Costae fluctuantes / tulang iga melayang, 2 pasang



Sceleton Trunci Collumna vertebralis
·          Vertebrae cervicales, 7 ruas
·          Vertebrae thoracales, 12 ruas
·          Vertebrae lumbales, 5 ruas
·          Vertebrae sacrales, 5 ruas
·          Vertebrae coccygeales, 3- 4 ruas











   




      Cranium / Tengkorak Kepala
Cranium atau Tengkorak Kepala terdiri dari:
1.                       Calvaria Cranii/atap tengkorak.
    a. Os Frontale / tulang dahi ada 1 buah,
    b. Os Parietale / tulang Ubun-ubun ada 2 buah,
    c. Os Temporale / tulang Pelipis ada 2 buah,
    d. dan Os Occipitale / tulang belakang kepala ada 1 buah.

2.                       Basic Cranii/dasar tengkorak.
·    Os Ethmoidalis / tulang  tapis 1 buah,
·    Os Sphenoidalis / tulang baji 1 buah,

Jumlah seluruh Tulang Cranium adalah 8 buah. Selain dari pada Calvaria Cranii dan Basic Cranii, tengkorak tersusun menjadi 14 buah tulang wajah. Yang terdiri dari:

a)                      Os Nasale / tulang hidung ada 2 buah,
b)                      Os Palatum / tulang langit-langit 2 buah,
c)                       Os Lakrimalis / tulang air mata 2 buah,
d)                      Os Zigomatikum / tulang lengkung pipi 2 buah,
e)                      Os Maxilaris / tulang rahang atas 2 buah,
f) Os Mandibularis / tulang tulang rahang bawah 1 buah,
g)                       Os Vomer / tulang pisau luku 1 buah,
h)                      dan Os Choncha Nasalis / tulang kerang hidung 2 buah.


























STRUKTUR DASAR
      
      Dalam Struktur Dasar Anatomi terdapat be-berapa bangunan.
Diantaranya:
a)                     Kulit / Derma yang terdiri dari:
·    Epidermis / kulit bagian luar yang terdiri dari Ephitil Gepeng
·    Corium / dimana terdapat pembuluh rambut, darah, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak.
·    Subcutis
Pada Epidermis terdapat garis-garis kulit / garis Langer. Pada kulit terdapat juga alat tambahan yang disebut kuku pada jari tangan atau kaki.





b)                    Fascia / pembungkus otot yang membatasi antara kulit, otot dan tulang.

Fascia pada mata, hidung, telinga, scrotoom, dan Clitoris tidak mengandung jaringan lemak.

c)                       Otot / Musculus


















Otot Skeletal

Otot adalah alat gerak aktif.
Otot dalam bahasa Inggrisnya, muscle, berasal dari bahasa Latin yaitu 'musculus' yang berasal dari kata 'mus' yang berarti tikus.
Sistema Musculo Sceletal adalah kumpulan otot-otot yang melekat pada tulang. Otot bergerak oleh karena didalam Sitoplasma Otot terdapat benang-benang halus yang disebut Myofigrile. Jika sel otot dirangsang, maka myofigrile akan memendek. Demikian juga dengan otot, yang bekerja/memendek yang disebut kontraksi. Apabila otot yang berkontraksi kembali kepada kedudukan semula atau melemas/istirahat, kita sebut otot tersebut dalam keadaan Relaxasi.
Otot mempunyai dua titik yaitu origo (titik asal) dan insertio (titik akhir).
Biasanya origo merupakan `punctum fixum' (titik yang diam) dan insertio merupakan 'punctum mobil' (titik yang bergerak).
Otot melekat pada tulang melalui jaringan ikat yang membulat yang kita sebut Tendo. Dan otot dibungkus dengan Fascia.

Aponuerosis merupakan jaringan ikat fibrous yang pipih dan membranous.
Ligamentum merupakan jaringan ikat fibrous yang menjadi penggantung otot.
Fascia merupakan jaringan ikat fibrous yang tipis dan transparan yang merupakan pembungkus otot.
Ketegangan otot disebut Tonus Otot yang berguna untuk:
·    Memelihara sikap dan posisi tubuh,
·    Pada otot perut berguna unuk penahan rongga perut,
·    Pada otot pembuluh darah berguna untuk menahan tekanan darah.



Bagian dari Otot
a) Kepala Otot / Caput Muscularis
b)         Empal Otot / Venter Muscularis
c)  Ekor Otot / Cauda Muscularis






Kepala dan Ekor Otot merupakan jaringan ikat yang disebut Tendo. Yaitu tempat melekat pada tulang.








Menurut Bentuk
*                   triangularis, quadratus, trapezeus, rhomboideus Menurut bentuk umum
*                   longus, serratus (seperti gergaji) Menurut jumlah caput (kepala)
*                   biceps, triceps, quadriceps

Macam-macam otot, yaitu:
1.    Menurut bentuk dan serabutnya: sejajar, kumparan, kipas, bersirip, dan melingkar/sfinter

2.    Menurut jumlah kepalanya: otot berkepala dua, otot berkepala tiga (triseps), berkepala empat (quadriseps)





















3.    Menurut pekerjaannya:
§ Otot sinergis – bekerja sama-sama
§ Otot Antagonis – bekerja berlawanan
§ Otot Abduktor – menggerakkan anggota menjauhi tubuh
§ Otot Adduktor – menggerakkan anggota mendekati tubuh
§ Otot Fleksor – bekerja membengkokan atau melipat sendi
§ Otot Ekstensor – bekerja meluruskan sendi seperti semula
§ Otot Pronator – dimana Unla dan Radial dalam keadaan sejajar
§ Otot Supinator – dimana Unla dan Radial dalam keadaan menyilang
§ Endorotasi – memutar kedalam
§ Eksorotasi – memutar keluar
§ Dilatasi – memanjangkan otot
§ Kontraksi – memendekan otot


4.    Menurut letaknya otot-otot tubuh:
Ø   Otot bagian kepala,
Ø   Otot bagian leher,
Ø   Otot bagian dada,
Ø   Otot bagian perut,
Ø   Otot bagian punggung,
Ø   Otot bahu dan lengan,
Ø   Otot panggul,
Ø   Otot anggota gerak bawah.


OTOT KERANGKA TUBUH MANUSIA

Otot bagian kepala, muka dan leher. Otot kepala dibagi menjadi 5, yaitu:
1.                       Otot pundak kepala ada 2, yaitu:
Muskulus Frontalis, berfungsi mengerutkan dahi dan menarik dahi mata.
Oksipitalis terletak dibagian belakang, berfungsi menarik kulit kebelakang

2.                       Otot wajah terbagi atas:
ü   Otot mata Muskulus Rektus Okuli,
ü   Muskulus oblikus okuil / otot bola mata, berfungsi untuk memutar mata
ü   Muskulus orbikularis okuil / otot lingkar mata, berfungsi untuk penutup mata / otot sfiner mata.
ü   Muskulus levator palpebra superior terdapat pada bola mata. Berfungsi menarik, mengangkat kekelopak mata atas pada waktu membuka mata.







3.                       Otot mulut, bibir dan pipi. Terbagi menjadi 4, yaitu:
v  Muskulus Triangularis dan muskulus orbikularis oris/otot sudut mulut. Berfungsi menarik sudut mulut kebarah.
v  Muskulus quadratus labii superior (otot bibir atas)
v  Muskulus quadratus labii inferior.
v  Muskulus buksinator. Fungsinya untuk menahan makanan saat mengunyah.



























4. Otot Pengunyah / otot yang bekerja waktu mengunyah. Terbagi atas:
*        Muskulus masseter – mengangkat rahang bawah,
*        Muskulus temporalis – menarik rahang bawah keatas dan kebelakang,
*        Muskulus pterigoid internus dan eksternus – menarik rahang bawah kedepan.

5. Otot lidah. Terbagi menjadi 2, yaitu:
-       Muskulus genioglosus – mendorong lidah kedepan
-       Muskulus stiloglosus – menarik lidah keatas dan belakang






Otot Bagian Leher ada 3 bagian, yaitu:
1.                       Muskulus Platisma – berada disamping leher menutupi sampai bagian dada. Fungsinya menekan mandibula, menarik bibir kebawah dan mengerutkan kulit bibir.
2.                       Muskulus Sternokleidomastoid – berada disamping kiri kanan leher. Fungsinya menarik kepala disamping kanan dan kiri, serta memutar kepala. Jika keduanya bekerja sama merupakan Fleksi kepala kedepan. Disamping itu, sebahai alat pembantu pernafasan.
3.                       Muskulus Longisimus Kapitis. Terdiri dari splenius dan semispinalis kapitis. Terdapat dibelakang leher. Fungsinya untuk menarik kepala belakang dan menggelengkan kepala.





































Otot Bahu dan Dada
Otot bahu ada beberapa macam, diantaranya:
A.                       M. deltoid
B.                        M. subskapularis (otot depan tulangbelikat)
C.                        M. supraspinutus (otot atas balung tulang belikat)
Fungsinya mengangkat lengan

D.                      M. infraspinatus (otot bawah balung tulang belikat)
Fungsinya memutar lengan keluar
E.M. teres mayor (otot lengan bulat besar)
Fungsinya memutar lengan kedalam
F. M. teres minor (otot lengan belikat kecil
Fungsinya memutar lengan keluar















Otot Dada terdiri dari:
·    Otot dada besar (muskulus pektoralis mayor)
Fungsinya dapat memutar lengan kedalam dan menengahkan lengan, menarik lengan melalui dada, merapatkan lengan ke-dalam.
·    Otot dada kecil (muskulus pektoralis minor)
Fungsinya menaikan tulang belikat dan menekan bahu.
·    Otot bawah selangka (muskulus subklavikula)
Fungsinya melekatkan tulang selangka di sendi sebelah tulang dada dan menekan sendi bahu ke bawah dan kedepan.
·    Otot gergaji depan (muskulus serratus anterior)
·    Otot dada sejati
Fungsinya mengangkat dan menurunkan iga waktu bernafas. Otot-otot dada yang membantu pernafasan terdiri dari:
-                   Muskulus interkostalis eksternal terdapat ditulang-tulang iga. Fungsinya mengangkat dan menurunkan tulang iga keatas dan bawah pada waktu bernafas
-                   Muskulus diafragmatikus. Fungsinya menjadi batas antara rongga dada dan perut.





Otot perut terdiri atas:
Ø     Muskulus abdominis internal (dinding perut) – garis ditengah dinding perut disebut linea alba. Otot disebelah luar (Muskulus ab-dominis eksternal). Otot yang tebal disebut aponeurosis.
Ø     Muskulus obliqus eksternus abdominis Lapisan sebelah luar sekali dibentuk otot miring luar
Ø     Muskulus obliqus internus abdominis Lapisan kedua dibawah otot dibentuk oleh otot perut dalam. Serabut menuju miring keatas dan ketengah. Muskulus rektus abdominis, otot ini mempunyai empat buah urat melintang.
Ø     Muskulus transversus abdominis.






































Otot Punggung dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Otot yang ikut menggerakan lengan.
a) Trapezius (otot kerudung). Fungsinya mengangkat dan menarik sendi bahu.
b)Muskulus latisimus dorsi (otot punggung lebar)
c)  Muskulus romboid (otot belah ketupat). Berfungsi untuk menggerakan tulang belikat keatas dan ketengah.


























2.                    Otot antara ruas tulang belakang dan iga. Otot yang bekerja menggerakan tulang iga atau otot pembantu pernafasan terdiri dari dua otot, yaitu:
·    Muskulus seratus posterior inferior. Fungsinya menarik tulang iga kebawahpada waktu bernafas.
·    Muskulus seratus posterior superior. Fungsinya menarik tulang iga keatas pada waktu inspirasi.
3.      Otot punggung sejati.
§ Muskulus inter spinalis transversi dan Muskulus semispinalis. Fungsinya untuk sikap dan pergerakan tulang belakang.
§ Muskulus sakro spinalis. Fungsinya untuk memelihara kedudukan kolumna vertebra dan gerakan dari ruas belakang.
§ Muskulus quadratus lumborum.




Otot – otot Pangkal Lengan Atas

1.                       Otot-otot ketul (fleksor)
§ Muskulus biseps brakhii. Kepala yang panjang melekat didalam sendi bahu, kepala yang pendek melekat diluar dan keduanya disebelah dalam. Fungsinya membengkokan lengan bawah siku, meratakan hasta dan mengangkat lengan.
§ Muskulus brakhialis (otot lengan dalam). Fungsinya membengkokan lengan bawah siku.
§ Muskulus karoko brakhialis. Fungsinya mengangkat lengan.
2.                       Otot – otot kedang (ekstenso) / Muskulus triseps brakhii






















Otot – otot Pangkal Lengan Bawah
Otot – otot kedang yang peranannya dalam pengetulan diatas sandi siku.
·     Muskulus ekstensor karpi radialis longus
·     Muskulus ekstensor karpi radialis brevis
·     Muskulus ekstensor karpi ulnaris
·     Digitonum karpi radialis
·     Muskulus ekstensor policis longus

Otot – otot ketul yang mengedangkan siku dan tangan serta ibu jari dan meratakan hasta tangan. Jenisnya:
-       Otot-otot disebelah tangan
-       Otot-otot disebelah punggung atas

Otot Sekitar Pinggul
1.                       Sebelah depan bagian dalam daripinggul terdapat:
ü     Muskulus psoas mayor,
ü     Muskulus iliakus,
ü     Muskulus psoas minor.
Ketiga otot ini disebut otot ilio psoas, fungsinya mengangkat dan memutar tangkai kebagian luar.

2.                       Sebelah belakang bagian luar, terdapat:
v     Muskulus gluteus maksimus. Fungsinya antagonis dari ilio psoas yaitu rotasi fleksi dan endorotasi femur.
v     Muskulus gluteus medius dan minimus. Fungsinya abduksi dan endorotasi dari femur dan bagian medius eksorotasi femur.

Otot – otot sekitar tungkai atas (otot pada paha) mempunyai selaput pembungkus yang sangat kuat dan disebut fasia lata. Yang dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
A.                   Otot abduktor terdidi dari:
Ø     Muskulus abduktor medianus sebelah dalam
Ø     Muskulus abduktor brevis sebelah tengah
Ø     Muskulus abduktor longus sebelah luar


      Fungsinya untuk menyelenggerakan gerakan abduktor dari femur

B.                    Muskulus ekstensor (quadriseps femoris)
      Otot ini merupakan otot yang terbesar terdiri dari:
§ Muskulus rektus femoris,
§ Muskulus vastus lateralis eksternal,
§ Muskulus vastus medialis internal,
§ Muskulus vastus inter medial.

C.                    Otot Fleksor femoris, dibagian paha terdiri dari:
ü     Bisep femori
ü     Muskulus semi membranosus
ü     Muskulus semi tendinosus
ü     Muskulus sartorius, fungsinya: eksorotasi femur









































Otot Tungkai Bawah, terdiri dari:
*                       Otot tulang kering depan Muskulus tibialis anterior. Fungsinya membengkokan kaki.
*                        Muskulus eksternsor falangus longus.










































      RUANG – RUANG ANATOMIK



AKSILA

       Ruang berbentuk piramid terletak antara lengan dengan dinding dada, dibatasi oleh dinding dada. Lateral dibatasi oleh humerus beserta otot pektoralis dan posterior. Dengan otot yang terkait dengan tepi aksila dari skapula. Aksila berisi arteri aksiralis, vena aksiralis, pembuluh limfe dan saraf untuk lengan.



FOSA ANTE KUBITI

      Ruang lekuk siku terdapat arteri radialis tempat mendengarkan denyut arteri dan mengukur tekanan darah. Terdapat jugadaraf medianus



SEGITIGA SKARPA atau SEGITIGA FEMORALIS

       Segitiga yang terletak dibawah ligamentum ingualis sebagai dasar dari segi tiga itu sendiri.


RUANG POPLITEA

Didalamnya terdapat arteri poplitea, vena poplitea dan saraf poplitea medialis lateralis serta beberapa kelenjar limfe.






++The END ++

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar